Postingan

Ayah (Andrea Hirata) - Sebuah Kisah tentang kekuatan cinta dan rasa percaya

Gambar
Untuk saya pribadi, buku ini bukan hanya sekedar novel keluarga yang bisa membangun kedekatan antara ayah dan anak. Tapi buku ini adalah sebuah keajaiban karya seorang penulis handal yang sejak dulu saya idolakan (Andrea Hirata) yang telah kembali membuat saya terpesona takjub dan mendapatkan jawaban dari makna yang selama ini saya cari-cari dalam hidup saya, cinta. . . Hal yang selalu saya kagumi dari seorang Andrea Hirata adalah bagaimana caranya membawa pembaca untuk merasakan emosi dari tiap kata yang ia rajut menjadi penggalan kalimat-kalimat indah yang sampai saat ini selalu mampu menyihir saya untuk kembali jatuh cinta, berkali-kali pada karyanya. Novel ini komplit, saya bisa sampai terpingkal-pingkal atau bahkan mencoba berusaha menghentikan air mata yang sudah penuh membanjiri bantal saya hahaha. Tokoh yang paling menginspirasi saya tentulah sang "Ayah" yang digambarkan sebagai lelaki bernama "Sabari bin Insyafi. Meskipun tokoh cerita dalam novel ini dido...

Maa woman (1)

Aku tersentak dari lamunan jalinan saraf kusut yang belum menemukan tangan mahir untuk mengurainya menjadi lebih lapang daripada sesak. Aku masih hanyut dalam irama aliran air yang terkadang terdengar menghilang seiring angin semilir menjadi henti. Wanita tua itu hadir lagi dalam imajinasi hati. Wanita tua yang masa tuanya ia habiskan untuk bermunajat dalam rengkuhan malam hanya untuk pengharapan atas masa mudaku. Sosok itu muncul dalam balutan yang biasa ia kenakan dengan sanggulan khas rambutnya yang memutih dimana-mana. Ia mengajakku menyantap kue-kuean yang baru saja ia masak di sore teduh itu di pondok kecil didepan rumah sederhananya yang semerbak dengan bebauan bunga-bunga yang aku belum pernah lihat. Dari pendopo ini aku memandangi pepohonan akasia yang berbaris rapi diatas tanaman rumput yang berbukit membentuk setapak yang sangat indah yang disinari oleh pantulan mentari ashar dari danau tenang yang tepat disamping rumah berbilik bambu ini. "Kenapa tempat ini begitu ind...

Bukan masalah arah

Keyakinanku akan cahaya yang telah sejak lama memantauku dari kejauhan sedepa telah mulai menunjukkan kristalnya. Yakinku akan kristal yang akan semakin mengeras dalam perputaran angin menambah semangatku dalam jalan yang tampak sunyi ini. Dari persimpangan jalan memang hanya akan tampak jalan yang lurus jauh tak berujung yang tampak riakan fatamorgana di batas pandang matanya, jalan yang tampak sepi, sepi ketika kau lihat di pertigaan ini. Namun kau takkan pernah merasa sepi ketika kau beranikan diri untuk melintasinya. Karena bunga-bunga yang bermekaran di tepi jalanan akan selalu menyapamu diiringi lantunan merdu para kumbang bernyanyi. Daunan pun takkan bosan untuk melambai padamu. Coba kau lihat di jalan yang lainnya. Jalan yang penuh kelokan, terlihat menyenangkan dengan banyak teman-temanmu yang berlomba melintasinya. Jalanan yang ramai dan sangat penuh dengan keramaian itu semakin ramai dalam lintas waktu. Aku dapati mereka yang justru merasa kesepian dengan segala keegoan para...

My sadness cause lost my own Rainbow :'3

Meskipun dunia dan mereka mengabaikan kepercayaanmu, ketahuilah! Tuhan punya cara untuk membalas ketegaran jiwamu dengan kerendahan hati, keikhlasan dan rasa sabar. Tetap tersenyum dan bayangkan mereka yang kau sayangi. Ikhlas mencintai dan memberi, dan kau akan dapatkan Syurga yang hakiki. (Atika Nurfhasa Siregar) Medan, 14 Agustus 2013 Pagi ini matahari bersinar malu, aku meraih langkah-langkah kecil dalam setapak tanah liat yang basah oleh gerimis fajar. Genggaman tangan penuh dengan pelbagai atribut ospek mahasiswa baru yang terlihat tak asing bagi kebanyakan mahasiswa baru. Seragam hitam putih lengkap terlihat rapi membalut tubuh-tubuh mungil remaja yang beranjak dewasa dalam segudang keribetan mereka membawa atribut-atribut berwarna-warni. Aku berjalan bergegas mengikuti alur mahasiswa menuju aula unversitas ini. Sesekali aku raih handphone berharap sms ku   mendapat jawaban. Aku fokus pada obrolanku di sms dengan teman seperjuanganku saat SMA. Aku berputar , mencari...

Er ist du {}

Look into my eyes, you will see … Sometimes I think that I have met so many people in my life, and I greeted them with all of my heart or just with a bitter smile. There was no one special till I found you. I have known you just a few months. And till this moment, I never had time to be a part of you. Now you are just in my mind and stay in my heart. But then, I’m sure. You’ll be mine J Okay , I have my own reasons to be a Stalker. I’m stalking all about your activities in all of your social media accounts such as twitter, facebook, and blackberry messenger. Maybe it’s not too bad, is it ? Yap, it’s so normal. When you are falling in love , sometimes you do crazy things. And this is what I do. I walked the right way, didn’t I ? Before you have a negative thinking about me, you must know that I have never been a Stalker before. I did it after I met you and have fallen for you. So when you thought that I’m an aggressive girl, You got it wrong,man ! I do everything with ...

You're My Rainbow ({})

Gambar
You’re the song that I was playing. You’re the part that keeps   repeating. Singing it all over again. Like a refrain. Cause you’re my refrain {} … Ada saatnya nanti saat tangan ini tak saling merangkul, saat mata ini tak dapat saling melihat, saat kaki ini dengan enggan harus tetap pergi menjauh walau hati merasa sangat enggan, dan ada saat hati merindukan senyuman-senyuman itu. Bayangkanlah! Bayangkan jika masa itu tiba. Saat kau merasakan pelukan terakhir dengan air mata membanjiri wajahmu. Yakinlah masa itu akan tiba. Entah kapan, tapi pasti takkan lama. Saat itulah kau akan mengerti bahwa sisa-sisa kepingan mozaik hidupmu yang telah sedikit kau susun dimasa putih abu-abumu sudah hampir tersusun secara sempurna. Walau masih ada beberapa potongan yang hilang disudut kanan atau kiri. Saat masa itu juga kau akan melalui harimu dengan berjalan sendiri, menyibukkan diri sendiri dan juga menangis sendiri. Mungkin masih bisa untuk saling menyapa lewat dunia maya, hanya ...

cintaa itu ?

Hari   ini cinta datang menyapaku lagi. Dia manis, jauh lebih manis dibandingkan secangkir coklat panas yang ku seduh pagi ini. Ku tatap bayangku di cermin datar yang bergantung disudut kamar. Terlihat rona merah merambat perlahan. ‘Ah sial, kenapa menjadi seperti ini saat dia terlintas difikiranku?’ Kuingat-ingat pertemuanku dengannya kemarin siang. Sungguh demi apapun tak ada yang istimewa. Tak ada momen yang berhak merubah warna pipiku saat mengingatnya. Perbincangan yang terjadi hanya tentang beberapa history umum dihidup masing-masing. Seperti asal sekolah atau bahkan yang lebih dalam hanya tentang apa tujuan dalam karir kedepan. Yah, simple memang. Simple dan sungguh nothing special. Tapi satu hal yang kudapat. Kesan pertamaku. Dia sungguh tak sama seperti dia yang kukenal dari opini orang-orang. He is different. Dia memang wanna be cool, but he not too bad. Deskripsi dirinya yang selama ini kukarang bebas dikepalaku berubah 180 derajat sejak hari itu. Siang ini kucar...