Trik belajar Bahasa Jerman Dasar secara efektif.
Bahasa Jerman, salah satu bahasa yang jika dinilai dari segi tata bahasa merupakan salah satu bahasa yang sulit dipelajari di dunia. Memang mungkin benar, buat anda yang baru mulai untuk belajar bahasa jerman dan kurang termotivasi (Kurang niat atau setengah hati). Karena sebenarnya belajar apapun itu akan lebih muda jika disertai dengan niat dan tekad yang kuat.
.
.
Baiklah, awal mula ketertarikan saya terhadap bahasa jerman di mulai ketika saya masuk di sekolah menengah atas di kota pematang siantar. Saat itu saya dudukk di kelas X-5 dan Bahasa Jerman adalah salah satu muatan lokal yang mencuri perhatian saya. Kenapa? Karna itu hal baru buat saya, dan desas desus mengatakan bahwa pelajaran ini diampu oleh guru yang terkesan killer dan sangat disiplin. (Jiwa penasaran saya muncul). Saat itu saya merasa tertantang, bagaiman caranya agar guru yang katanya killer itu bisa tidak killer dengan saya.
.
.
FYi, saya memang suka belajar dengan guru yang terkesan kejam karna saya lebih termotivasi dan merasa tertantang untuk memperoleh ilmu. Jadi mungkin hal ini menambah poin saya menjadi bisa memahami bahasa jerman dengan mudah (Yep, dimuulai dari rasa penasaran yang tinggi bgt, emg kepo sih dasarnya).
.
kembali ke Laptop...
.
.
Dalam bahasa Jerman hal-hal yang perlu diperhatikan adalah kesiapan kita menerima hal baru dan budaya baru, karna belajar bahasa adalah belajar budaya. Karna bahasa jerman dan bahasa kita sangat berbeda dari segi bahasa. Bahasa jerman berdasarkan tata bahasanya terkesan kaku, terstruktur, to the point dan deskriptif. Sehingga dalam pengaplikasiannya kita juga dituntut memiliki pola pikir yang terstruktur, to the point dan deskriptif.
Berikut ini trik belajar bahasa jerman secara efektif:
1. Pelajari cara membaca dalam bahasa jerman dengan benar, banyak orang mengabaikan tahapan ini karna secara garis besar cara membaca dalam bahasa jerman hampir sama seperti bahasa indonesia (menulis apa yang dibaca), namun kenyataannya banyak sekali pengecualian-pengecualian yang tidak bisa diabaikan dan bersifat penting. Misalnya cara membaca diftong (ei,eu,ie) cara membaca huruf umlaut, cara memenggal suku-suka kata (karna dalam satu kata yang panjang biasanya huruf konsonan jauh lebih banyak dari vokal, contoh: Schnitzel, Sprachkurs, Schwarz dll)
2. Pahami angka, karna dalam bentuk puluhan orang jerman akan menyebutkannya secara terbalik aka. angka belakang terlebih dahulu yang akan diikuti puluhan. (cthnya: 24 dalam bahasa jerman adalah ,,vierundzwanzig" yang mana vier (4) und (dan) zwanzig (20). Sebagai catatan, kasus ini hanya berlaku untuk bilangan puluhan)
3. Kuasai Artikel; Yaaaap, kebanyakan orang pasti gampang give up di masa-masa awal belajar artikel. Buat yang belum tau artikel itu kalau dibahasa inggris adalah kata "The" yang menunjukkan bahwa sesuatu itu adalah kata benda (noun). Tapi Artikel di Bahasa Jerman dibedakan dalam 3 golongan berdasarkan gender (jadi tiap benda di bahasa jerman punya gender guys, alias jenis kelamin) yaitu Der (Maskulin), Die (Feminim) dan Das (Neutral). Dan artikel masing-masing benda sudah ada dan cara mengetahuinya adalaaaaah, DIHAPAL. iyaa, walaupun ada trik-trik menentukan artikel berdasarkan akhiran kata tetap aja gak berlaku 100%. Contohnya: Setiap Noun yg berakhiran "e" artikalnya Die, misalnya; Die Lampe (The Lamp) Die Farbe (The Color), Die Blume (The Flower), Memang hampir semua tapi tetep aja ada yang berakhiran e artikelnya Der, contohnya Der Name (The Name), Der Kaese (The Cheese) dll.
Eits... belum beres. Itu Der Die Das adalah artikel dalam bentuk Singular (saat benda tunggal), dalam bentuk pluralnya atau Jamak maka artikelnya juga berubah (Iyaa berubah). Artikel Plural sendiri adalah DIE, mirip sih sama feminim.
Jadi nih biar ga bingung, contohnya begini: Das Auto (The Car) artinya mobil dan jumlahnya satu. Saat kita mau bilang mobil tapi lebih dari satu, maka dia berubah jadi Die Autos (The cars). Kata lain misalnya, Der Student (Mahasiswa), kalo mahasiswanya banyak berubah dong jadi Die Studenten.
Ngerti gaa? Fyuuuuuh. Artikel emang ribet yaaaa
.
Dan artikel belum selesai sampe situ guys. karna dia bakal terpengaruh sama Aspek berikut ini.
4. Pahami Kasus. Hah kasus? Pencurian atau kasus kejahatan? wee bukan dong. Kasus disni maksudnya situasi. Riebt sih tapi gini. Di bahasa Jerman ada 4 Kasus, yaitu Nominativ (Saat benda jadi Subjek), Akkusativ (Saat benda jadi Objek Utama), Dativ (Saat benda jadi objek penyerta) dan Genetiv (Kepemilikan). BZZZZZZZZZZ
Nah, Kasus ini guys berkaitan erat sama si artikel. Jadi diatas tadi akika udah jelasin kan kalo artikel singular itu ada DER, DIE, DAS. nah itu kasusnya masih Nominatif __-
saat benda jadi Objek Utama atau kasus Akkusatif, maka DER berubah jadi DEN (engingeng)
Kabar baiknya, dia Akkusatif hanya DER yang berubah, jadi DAS dan DIE tetap guys (Alhamdulillah)
Sekarang saat benda jadi Objek penyerta (Objek yang ga gitu penting dan ga dianggap) maka mereka semua berubaaaaaah. DER menjadi DEM. DAS menjadi DEM, dan DIE menjadi DER. puyeng ga lo?
5. Konjugasi. Yap bahasa jerman ada konjugasi guys, yaitu perubahan kata kerja yang beda-beda buat tiap subjek.
simplenya gini deh: kata kerja di bahasa jerman semua berakhiran "-en"
jadi aku kasih contoh konjugasi yang normal atau basic (karna ada bebeapa kata yang konjugasinya ga sesuai aturan normal ahhahaha)
misalnya minum bahasa jermannya adalah "trinken"
konjugasinya begini
saya minum ( ich trinke), kamu minum (du trinkst), dia lk minum (er trinkt), dia pr minum (sie trinkt) dia netral minum (es trinkt), kami minum (wir trinken), kalian minum (ihr trinkt), Anda minum (Sie trinken), mereka minum (sie trinken).
6. Pahami Struktur kalimat dasar.
Dalam bahasa jerman ada pakem yang negasin bahwa. Kata kerja yang dikonjugasi harus selalu posisi ke dua. kalo kata kerja berada di posisi awal maka kalimat itu berubah jadi kalimat tanya atau perintah.
cth: Du trinkst Cola (Kamu minum Cola). kata trinkst ada di posisi ke dua setelah kata DU
Trinkst du Cola? (Kamu minum Cola ya?) kata trinkst di depan maka dia jadi kalimat tanya.
Trink Cola! (Minumlah Cola itu!) kata trink di depan dan dikonjugasi sesuai aturan konjugasi kalimat perintah.
7. Perbanyak Vocab
8. Perbanyak Latihan
9. Cari partner belajar
10. Komen dibawah kalo ada pertanyaan hahaha
Tschuuuusssssssssss
.
.
Baiklah, awal mula ketertarikan saya terhadap bahasa jerman di mulai ketika saya masuk di sekolah menengah atas di kota pematang siantar. Saat itu saya dudukk di kelas X-5 dan Bahasa Jerman adalah salah satu muatan lokal yang mencuri perhatian saya. Kenapa? Karna itu hal baru buat saya, dan desas desus mengatakan bahwa pelajaran ini diampu oleh guru yang terkesan killer dan sangat disiplin. (Jiwa penasaran saya muncul). Saat itu saya merasa tertantang, bagaiman caranya agar guru yang katanya killer itu bisa tidak killer dengan saya.
.
.
FYi, saya memang suka belajar dengan guru yang terkesan kejam karna saya lebih termotivasi dan merasa tertantang untuk memperoleh ilmu. Jadi mungkin hal ini menambah poin saya menjadi bisa memahami bahasa jerman dengan mudah (Yep, dimuulai dari rasa penasaran yang tinggi bgt, emg kepo sih dasarnya).
.
kembali ke Laptop...
.
.
Dalam bahasa Jerman hal-hal yang perlu diperhatikan adalah kesiapan kita menerima hal baru dan budaya baru, karna belajar bahasa adalah belajar budaya. Karna bahasa jerman dan bahasa kita sangat berbeda dari segi bahasa. Bahasa jerman berdasarkan tata bahasanya terkesan kaku, terstruktur, to the point dan deskriptif. Sehingga dalam pengaplikasiannya kita juga dituntut memiliki pola pikir yang terstruktur, to the point dan deskriptif.
Berikut ini trik belajar bahasa jerman secara efektif:
1. Pelajari cara membaca dalam bahasa jerman dengan benar, banyak orang mengabaikan tahapan ini karna secara garis besar cara membaca dalam bahasa jerman hampir sama seperti bahasa indonesia (menulis apa yang dibaca), namun kenyataannya banyak sekali pengecualian-pengecualian yang tidak bisa diabaikan dan bersifat penting. Misalnya cara membaca diftong (ei,eu,ie) cara membaca huruf umlaut, cara memenggal suku-suka kata (karna dalam satu kata yang panjang biasanya huruf konsonan jauh lebih banyak dari vokal, contoh: Schnitzel, Sprachkurs, Schwarz dll)
2. Pahami angka, karna dalam bentuk puluhan orang jerman akan menyebutkannya secara terbalik aka. angka belakang terlebih dahulu yang akan diikuti puluhan. (cthnya: 24 dalam bahasa jerman adalah ,,vierundzwanzig" yang mana vier (4) und (dan) zwanzig (20). Sebagai catatan, kasus ini hanya berlaku untuk bilangan puluhan)
3. Kuasai Artikel; Yaaaap, kebanyakan orang pasti gampang give up di masa-masa awal belajar artikel. Buat yang belum tau artikel itu kalau dibahasa inggris adalah kata "The" yang menunjukkan bahwa sesuatu itu adalah kata benda (noun). Tapi Artikel di Bahasa Jerman dibedakan dalam 3 golongan berdasarkan gender (jadi tiap benda di bahasa jerman punya gender guys, alias jenis kelamin) yaitu Der (Maskulin), Die (Feminim) dan Das (Neutral). Dan artikel masing-masing benda sudah ada dan cara mengetahuinya adalaaaaah, DIHAPAL. iyaa, walaupun ada trik-trik menentukan artikel berdasarkan akhiran kata tetap aja gak berlaku 100%. Contohnya: Setiap Noun yg berakhiran "e" artikalnya Die, misalnya; Die Lampe (The Lamp) Die Farbe (The Color), Die Blume (The Flower), Memang hampir semua tapi tetep aja ada yang berakhiran e artikelnya Der, contohnya Der Name (The Name), Der Kaese (The Cheese) dll.
Eits... belum beres. Itu Der Die Das adalah artikel dalam bentuk Singular (saat benda tunggal), dalam bentuk pluralnya atau Jamak maka artikelnya juga berubah (Iyaa berubah). Artikel Plural sendiri adalah DIE, mirip sih sama feminim.
Jadi nih biar ga bingung, contohnya begini: Das Auto (The Car) artinya mobil dan jumlahnya satu. Saat kita mau bilang mobil tapi lebih dari satu, maka dia berubah jadi Die Autos (The cars). Kata lain misalnya, Der Student (Mahasiswa), kalo mahasiswanya banyak berubah dong jadi Die Studenten.
Ngerti gaa? Fyuuuuuh. Artikel emang ribet yaaaa
.
Dan artikel belum selesai sampe situ guys. karna dia bakal terpengaruh sama Aspek berikut ini.
4. Pahami Kasus. Hah kasus? Pencurian atau kasus kejahatan? wee bukan dong. Kasus disni maksudnya situasi. Riebt sih tapi gini. Di bahasa Jerman ada 4 Kasus, yaitu Nominativ (Saat benda jadi Subjek), Akkusativ (Saat benda jadi Objek Utama), Dativ (Saat benda jadi objek penyerta) dan Genetiv (Kepemilikan). BZZZZZZZZZZ
Nah, Kasus ini guys berkaitan erat sama si artikel. Jadi diatas tadi akika udah jelasin kan kalo artikel singular itu ada DER, DIE, DAS. nah itu kasusnya masih Nominatif __-
saat benda jadi Objek Utama atau kasus Akkusatif, maka DER berubah jadi DEN (engingeng)
Kabar baiknya, dia Akkusatif hanya DER yang berubah, jadi DAS dan DIE tetap guys (Alhamdulillah)
Sekarang saat benda jadi Objek penyerta (Objek yang ga gitu penting dan ga dianggap) maka mereka semua berubaaaaaah. DER menjadi DEM. DAS menjadi DEM, dan DIE menjadi DER. puyeng ga lo?
5. Konjugasi. Yap bahasa jerman ada konjugasi guys, yaitu perubahan kata kerja yang beda-beda buat tiap subjek.
simplenya gini deh: kata kerja di bahasa jerman semua berakhiran "-en"
jadi aku kasih contoh konjugasi yang normal atau basic (karna ada bebeapa kata yang konjugasinya ga sesuai aturan normal ahhahaha)
misalnya minum bahasa jermannya adalah "trinken"
konjugasinya begini
saya minum ( ich trinke), kamu minum (du trinkst), dia lk minum (er trinkt), dia pr minum (sie trinkt) dia netral minum (es trinkt), kami minum (wir trinken), kalian minum (ihr trinkt), Anda minum (Sie trinken), mereka minum (sie trinken).
6. Pahami Struktur kalimat dasar.
Dalam bahasa jerman ada pakem yang negasin bahwa. Kata kerja yang dikonjugasi harus selalu posisi ke dua. kalo kata kerja berada di posisi awal maka kalimat itu berubah jadi kalimat tanya atau perintah.
cth: Du trinkst Cola (Kamu minum Cola). kata trinkst ada di posisi ke dua setelah kata DU
Trinkst du Cola? (Kamu minum Cola ya?) kata trinkst di depan maka dia jadi kalimat tanya.
Trink Cola! (Minumlah Cola itu!) kata trink di depan dan dikonjugasi sesuai aturan konjugasi kalimat perintah.
7. Perbanyak Vocab
8. Perbanyak Latihan
9. Cari partner belajar
10. Komen dibawah kalo ada pertanyaan hahaha
Tschuuuusssssssssss
Untuk pronunciation nya sendiri apakah langsung aja dibaca, atau seperti bahasa inggris atau prancis umumnya yang kadang bacaan dan pelafalannya berbeda?
BalasHapus